Profil Desa
Tentang Kami
Desa Timbang merupakan salah satu dari 11 desa di wilayah Kecamatan Banyuputih, yang terletak 2 Km ke arah Timur dari kota kecamatan. DesaTimbang mempunyai luas wilayah seluas 324,822 hektar
Visi Misi Desa
Visi
“TERWUJUDNYA DESA TIMBANG YANG MAJU, ADIL, MAKMUR, SEJAHTERA, BERMARTABAT DAN RELIGIUS“
Misi
- Meningkatkan sarana dan prasarana pertanian dan jalan.
- Meningkatkan keamanan lingkungan
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Memupuk rasa persatuan dan kebersamaan dalam membangun
- Meningkatkan Mutu Pendidikan Masyarakat
- Meningkatkan rasa solidaritas antar sesama pemeluk agama
- Meningkatkan ketaatan aturan dan supremasi hukum
Sejarah Desa
Jauh sebelum Indonesia merdeka, wilayahyang sekarang dikenal Desa Timbang telah ada.Desa yang berada di daerah pegunungan yang jauh dari keramaian kota walaupun terletak di tepi jalan raya pantura. Timbang adalah mengambil nama sebuah alat ukur yaitu Timbangan.
Salah satu Dukuh yang ada diwilayah Desa Timbang adalah Dukuh Randusari, konon pada zaman penjajahan Belanda daerah tersebut adalah daerah penghasil randu / kapas, sehingga daerah / Dukuh tersebut dinamai dengan nama Dukuh Randusari, Randu / kapas yang di hasilkan tidak hanya dari daerah Randusari tersebut sebelum akhirnya disimpan disebuah gudang penyimpanan, terlebih dahulu ditimbang untuk mengetahui seberapa banyak randu yang di hasilkan. Tempat untuk menimbang randu tersebut di pusatkan dalam sebuah daerah yang sampai sekarang daerah tesebut dikenal dengan nama Desa Timbang, karena Desa tersebut dahulunya tempat untuk menimbang randu. Setelah randi itu di timbang dan telah terkumpul banyak maka di bawa untuk disimpan dalam sebuah Gudang (Masyarakat Timbang menyebutnya“Gedong“) , sehingga daerah tempat penyimpanan randu yang disitu terdapat Gudang penyimpanan yang Masyarakat Timbang menyebutnya “Gedong“ , daerah tersebut di namai dengan Dukuh Gedong.
Kegiatan perekonomian masyarakat setempat mayoritas adalah sebagai petani dan diantara mereka ada beberapa yang menjadi pedagang ( pengepul ) yang membeli hasil pertanian mereka. Biasanya para penduduk juga memelihara hewan ternak berupa kambing dan unggas. Namun demikian taraf hidup masyarakat masih sangat rendah .